fbpx

Tiga Email Motivasi GRATIS dalam Seminggu

Setiap Senin, Rabu dan Jumat kami akan mengirim email pendek (~ 500 kata) yang akan membantu Anda menumbuhkan kekuatan, inspirasi, dan kebijaksanaan untuk menjalani hidup terbaik Anda.

 – SyafrilHernendi.com –

3x Email Motivasi GRATIS/Minggu
We respect your privacy.

CONTOH EMAIL

Mengapa Orang Banyak Bicara dan Sulit Mendengarkan?

Salah satu keterampilan yang sulit dikuasai adalah mendengarkan.

Kita sering melihat dua orang saling bercakap, namun keduanya seperti tidak saling mendengarkan, padahal mereka duduk berhadapan.

Mereka saling bicara, namun keduanya terlihat tidak sabar menunggu gilirannya untuk bicara.

Padahal, kita memiliki satu mulut dan dua telinga. Harusnya, mendengarkan bukan suatu perkara yang terlalu sulit untuk dilakukan.

Coba tanyakan pada diri sendiri, apa perasaan kita jika seseorang menyela saat kita sedang berbicara? Tentu tidak mengenakkan.

Atau apa yang terasakan ketika kita baru selesai bicara, seseorang langsung mulai bicara dengan topik dia sendiri? Sama-sama tidak terlalu mengenakkan.

Lawan bicara seperti ini terkesan lebih tertarik dengan topik dia sendiri dibandingkan mencerna apa yang baru kita katakan.

Sekarang bayangkan ketika kita baru selesai bicara, seseorang terlihat diam sejenak, mungkin bergumam “hmm” dan kemudian baru bicara.

Pada kasus ini biasanya kita akan merasa lebih baik. Kita merasa bahwa lawan bicara menganggap serius apa yang kita bicarakan, dan ini adalah yang diinginkan semua orang.

Jadi jika kita ingin dianggap serius, mengapa tidak melakukannya pada lawan bicara kita?

Berhenti sejenak tidak hanya membuat lawan bicara merasa diperhatikan, namun juga agar apa yang mereka katakan meresap dulu di pikiran kita.

Dengan memikirkan sejenak, maka respon kita juga akan lebih optimal yang pada akhirnya akan meningkatkan kualitas percakapan.

Kualitas percakapan yang baik akan berkontribusi maka peningkatan kualitas hubungan secara umum, baik itu di antara teman atau antar pasangan.

Selain itu, kita akan lebih banyak belajar dengan mendengar, alih-alih dengan berbicara.

Saat mendengarkan dengan baik, banyak informasi penting yang akan kita dapatkan.

Contoh, orang yang memiliki 10 tahun pengalaman di bidang bisnis sedang berbicara perihal kisah hidupnya.

Jika kita mau menyimak dengan baik, kita akan belajar banyak kebijaksanaan hidup dalam waktu satu jam tanpa harus mengalaminya sendiri selama 10 tahun.

Bayangkan berapa banyak waktu dan energi yang bisa kita hemat hanya dengan mendengarkan.

Dengan menyimak, kita akan mendapat informasi berharga, membuat orang lain merasa bahwa mereka penting bagi kita, sekaligus mempererat hubungan.

Jadi, mari mulai lebih banyak mendengarkan.[]